Salman Al Hariyadi

"ikhlas dalam menggapai ridho Allah.swt"

Rabu, 21 Agustus 2013

"KILAU FATAMORGANA GOSIP"


Meskipun kerongkongan kering dibakar dahaga, tubuh berpeluh di panggang terik matahari, dan jalan yang tampak hanyalah hamparan padang, tetapi diri ini tak boleh lengah dengan kilau fatamorgana gossip, itu semua hanyalah ilusi optic akibat perbedaan kepadatan udara dan kesalahan penangkapan mata manusia. sungguh ini bukanlah hakikat melainkan hanya sebuah refleksi, Namun , meskipun hanya sebuah refeleksi, keberadaannya cukup menggoda siapa saja yang memandangnya. lebih – lebih bagi mereka yang sedang kehausan di tengah perjalanan kehidupan yang sangat terik ini.

Walaupun keberadaannya cukup sekali menggoda, maka hiraukanlah karena sekali lagi ia hanya sebuah refleksi yang bisa menipu dan mengecoh , bagi dirimu dan diri ini yang sedang merindukan setetes air di perjalanan kehidupan yang melelahkan ini.

Bagi mereka yang memandang kilau fatamorgana gossip, yang sedang mengarungi lautan padang pasir kehidupan di bawah terik matahari, sepanjang jauh memandang ia hanya melihat padang pasir kehidupan yang mengkilau terkena sinar matahari. mereka kehausan, juga merindukan kesejukan. rasa haus dan rindu kesejukan ini semakin menghebat jika ternyata dia juga kehabisan bekal kasih sayang dan rasa cinta. pada saat itulah nun jauh di sana tampak kilauan fatamorgana gossip seperti pancaran dari sebuah mata air menyejukkan.

Bagi mereka yang tidak memahami hakikat itu ia akan tergoda dan mengejarnya karena dia menganggap di ujung sana ada sumber mata air yang jernih dan sejuk, yang nilainya lebih berharga dari pada nilai cinta dan kasih sayang. mereka bergegas menuju tempat itu dengan penuh angan – angan , sekalipun tempat itu jauh, mereka tetap menempuhnya dengan tidak memperhitungkannya bahwa yang mereka lakukan hanya kesia – siaan, ternyata sesampainya disana ia tidak mendapatkan apa – apa, bahkan melihat air pun tidak, sedangkan rasa hausnya semakin bertambah, sementara tenaganya semakin lunglai dan kelelahan. sungguh menyakitkan. mereka tertipu oleh apa yang disebut fatamorgana gossip.

Dalam kehidupan kita sebagai makhluk yang bersosial di lingkungan masyarakat, antara dirimu  dan diri ini wahai sahabatku, selalu saja saja tercipta ruang -  ruang kilau fatamorgana gossip itu, sekali lagi wahai sahabatku, itu hanya sebuah fatamorgana gossip. sebuah fatamorgana yang jelas tidak benar adanya, tapi sungguh bagi mereka yang tidak mengerti akan tertarik dengan fatamorgana gossip itu karena ketidak benarannya, maka untuk mereka yang menikmati dan tertarik dengan ketidak benaran itu, tentu ada ketidak baikkan di hati mereka yang menikmati fatamorgana gossip, dan untuk dirimu dan diri ini wahai sahabatku, yang memiliki hati yang penuh cinta dan kasih sayang, janganlah menikmati fitnah yang terselip di balik bayang – bayang fatamorgana gosip itu.

Dan untuk dirimu dan diri ini wahai sahabatku, sebagai seorang yang meiliki pribadi yang rentan akan fitnah di balik bayang – bayang fatamorgana gossip itu, maka mulailah mengeluarkan kata - kata yang baik, karena pribadimu ibarat sebuah gelas bening yang warnanya di tentukan cairan yang ada didalamnya, pastikan yang engkau ucapkan itu baik, dan pastikan engkau berdiri di tengah oase pergaulan yang baik.


Sepenggal Cerita
{(^_^)}
Salman Al Hariyadi

0 komentar:

Posting Komentar