Salman Al Hariyadi

"ikhlas dalam menggapai ridho Allah.swt"

Minggu, 24 Februari 2013

"Menaruh Asa di Atas Puncak"


Menaruh Asa di Atas Puncak

Siang itu teriknya matahari yang menyapa dan memberikan salam lestari  kepada pemuda – pemudi yang berhimpun dalam sebuah wadah kelompok pecinta alam,sapaan hangat yang mampu menggelorakan detak-detak hati yang meleyapkan kelelahan yang bergelayut di dalam raga mereka, tak ada yang mampu mematahkan semangat diantara pemuda-pemudi itu, di atas kaki bukit mereka berhimpun menyatukan tekad, dibawah rindang nan hangat menyejukkan mereka menadahkan tangan, menundukkan pandangan seraya memohon harap agar perjalanan dimudahkan nantinya, kini mereka siap melangkah, Langkah awal yang selalu di iringi dengan senyum penuh ceria, menapaki setiap jalur-jalur sungai, melompat di antara satu batu ke batu yang lain, menebas tingginya ilalang-ilalang nan beduri yang siap menjadi halang rintang dalam perjalanan menanjak tersebut.
Lelahnya badan tak menjadi alasan untuk menyerah, cucuran keringat tak menjadi penunda untuk berhenti melangkah, selalu terus melangkah walau peluh keringat membasahi raga, selalu terus menapak walau medan yang terasa curam terkadang menghantam keberanian, mereka saling menjaga agar tak terjatuh, mereka saling bergandengan tangan agar tak tertinggal, begitulah keadaan mereka yang sedang merayap tiarap menapak di punggung gunung tersebut, karena mereka punya cita, karena mereka punya tujuan, yang akan tertulis dalam sejarah – sejarah peradaban manusia, biarlah Hijaunya pepohonan dan kerasnya bongkahan batu yang menjadi saksi bisu perjuangan mereka yang terus menatap dan melangkah keatas, menggapai satu cita menyentuh satu tujuan Menaruh satu asa di atas puncak dan memandang pesona alam menawan sebagai wujud kesyukuran kepada Allah.SWT atas kuasa dalam penciptaan alam dan semesta ini

Salam Kemmuspala………………… :) !!!!!




Sepenggal Cerita 
Salman Al Hariyadi