“..KEHENDAK SANG MAHA RAJA..”
Marilah Sejenak kita belajar dari kisah,dua hamba Raja yang diberikan amanah, dua hamba Raja yang memikul tugasnya
Yang pertama : ia (hamba1) disuruh diam di istana untuk melayani dan menemui para tamu Raja,dan mengenai segala kebutuhan hidupnya telah dicukupi oleh Raja.
Yang kedua : ia (hamba2) ditugaskan untuk mengelola sawah,dan masalah kebutuhan serta keperluan hidupnya mengambil dari sawah ladang dan sebagiannya harus diupetikan kepada Raja sebagai pajak !
Dua hamba Raja tersebut saling melirik ,mata kehidupan seraya merayu jiwa dengan khayal menyelimuti mata hatinya,
Yang pertama : “….. alangkah merdekanya jika dapat menetukan sikap hidup sendiri dan sekaligus menikmatinya…..”
Yang kedua berkata dalam hati : “huh………betapa tidak adilnya sang raja dalam membagi tugas,kenapa harus dia yang diam di istana ,sementara tanpa susah payah,kehidupannya telah tercukupi…..”
Kemudian tanpa sepengetahuan dan tanpa kehendak Raja ,akhirnya dua hamba mengadakan persekongkolan untuk tukar tugas.(bisa di bilang saling tukar pekerjaan laaccchh..{(^_^)}..)
Setelah ketahuan ,tentu sang Raja sangat marah kepada keduanya,karena dianggap tidak mematuhi titahnya, bentuk kemarahannya bisa bermacam-macam ,bisa-bisa keduanya dipecat dari pekerjaannya…..
Namun bagaimanakah kira-kira sikap Allah.SWT (sang maha Raja) ketika hambanya tidak patuh pada kehendaknya……?. Sebaiknya teman-teman tidak sibuk menduga-duga ,sebagai hamba yang baik,hamba Allah.SWT, yang selalu tawadhu kepada Yang Maha Tinggi dan .yang harus dilakukan hanyalah mematuhi segala ketentuan-Nya karena Dia punya kehendak untuk menentukan kehendak-Nya sesuai denga apa yang Dia kenhendaki …dan hanya Dialah Yang Maha Tahu,apa yang baik dan tidak baik untuk hamba-Nya ( yach,,termasuk juga menentukan rezeki,dan jodoh teman-teman hihihi)..dan tidak ada seorang pun yang dapat menduga-duga kehendak Sang Maha Raja ,Sang Maha Tinggi,….
“…Teman-teman/sahabat-sahabat yang di cintai Allah.SWT,memang sangat tinggi letaknya kebahagiaan itu…namun teman-teman harus menuju kesana ,kearah kebahagiaan yang hakiki dalam menggapai Ridho Illahi….ada orang yang berputus asa kearah-Nya lantaran disangkannya jalan menuju Ridho Illahi amat sangat sukar..padahal itu sangat mudah ,karena semua itu di mulai dari DIRI SENDIRI…{(^_^)} “
Katakanlah “sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami.Dialah pelindung kami,dan hanyalah kepada Allah orang-orang beriman bertawakal”
(Q,S.At-Taubah,9: 51)
Ya Allah,daku memuji-Mu
Engkau paling berhak mendapat pujian atas keindahan pemberian-Mu
Padaku dan limpahan nikmat-Mu untukku
Betapa banyak ujian berat telah Engkau palingkan dariku
Engkau sajalah yang menjawab doaku dalam kesengsaraan,yang
Menghapuskan ketergelinciran dalam kejatuhan
Ya Allah ampinilah daku,Engkaulah yang paling pengasih dari segala yang mengasihi (As-Sajjad)