Di sepanjang perjalanan menuju alam keabadian terdapat
panorama keindahan Cinta yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam satu
kesatuan kehidupan dari perjalanan itu
sendiri. Di sana sini bertebaran keindahan cinta yang amat menakjubkan. Namun,
tidak semua orang dapat menghayati keindahan – keindahan cinta itu, padahal
struktur mata manusia diciptakan dengan unik agar mampu melihat dan menikmati
keindahan cinta.
Terbesit pada satu pertanyaan besar, mengapa
sebagian mereka tidak mampu melihat keindahan cinta sebagai sesuatu yang indah
dan elok dipandang, sebagai satu motivasi untuk meciptakan kehidupan yang lebih
santun dan penuh keharmonisan ?, maka sebab kemampuan dalam menghayati
keindahan cinta sangat bergantung pada keindahan hati kita.
Sebaliknya, mereka yang memiliki sorot
mata yang tulus, senyum kemesraan yang
penuh kesantunan yang dilandasi rasa
keindahan cinta pada keyakinan akan diri – Nya dapat
menganugerahi rasa bahagia yang tak terperikan, maka rugilah mereka orang –
orang yang hatinya kotor penuh lumpur kebencian karena tidak dapat melihat
keindahan cinta yang bertaburan di alam semesta ini dengan jumlah yang sangat
banyak J
Saya sedikit ingin membagi kutipan
Ibnu Qayyim al - Jauzziyah yang tertulis dalam bukunya yang berjudul ( Taman
Orang Bercinta dan Dataran Orang Yang Rindu ) “Manifestasi Keindahan Cinta yang
dimiliki seseorang adalah ketika ia dapat menerima semua karunia cinta dengan
penuh kesyukuran dan kerendahan hati, inilah kekuatan cinta yang tertinggi yang
akan memberikan suatu kehidupan yang melimpah penuh kesejahteraan, dimana
kekuatan cinta yang dimilikinya adalah satu bentuk kekuatan kecerdasan akan
keyakinan diri-Nya, kekuatan yang besar dan dahsyat yang menjadikan Cinta
sebagai energy yang luar biasa.” J
Dengan kesadaran akan keberadan cinta
sebagai energy yang luar biasa dapat kita gunakan untuk mencapai hal-hal yang
terbaik dalam kehidupan kita.
“ Cinta ialah iradah Allah yang
dikirim ke dunia tumbuh menjadi Pohon Cinta. Kalau ia terletak di atas tanah
yang lekang dan tandus, Tumbuhnya akan menyiksa orang lain, Kalau ia datang
pada Hati yang Keruh dan Akal Budi yang Rendah, ia akan membawa kerusakan.
Namun, jika ia Hinggap di Hati yang Jernih, ia akan Mewariskan Kemuliaan dan
Keikhlasan” Begitulah
Ustad Buya Hamka melukiskan tentang Energi Cinta. Karenanya, Setiap orang
alangkah indah melandasi kehidupannya dengan Cinta, Karena Hidup tak kan
berwarna dan bermakna tanpa Cinta J ………………… J
Menutup
akhir tulisan ini mungkin saya akan sedikit berbagi suatu cerita yang bisa kita
ambil hikmahnya sebagai satu pelajaran dalam kehidupan kita.
suatu
kala, konon ada seorang raja muda yang pandai. ia memerintahkan semua mahaguru
terkemuka dalam kerajaannya untuk mengerjakan suatu proyek kerajaan, semua maha
guru di himpun dan diperintahkan untuk menulis semua kebijaksanaan dunia ini.
lalu mereka segera mengerjakan proyek kerajaan tersebut dan empat puluh tahun
kemudian mereka telah menghasilkan ribuan buku berisi kebijaksanaan. Raja itu
pada saat itu telah mencapai usia enam puluh tahun, berkata kepada mereka,
“saya tidak mungkin dapat membaca ribuan buku itu. Ringkaslah dasar – dasar
semua kebijaksanaan ini.”
Setelah
sepuluh tahun bekerja, para mahaguru itu berhasil meringkas seluruh
kebijaksanaan dunia dalam seratus jilid. “Itu masih terlalu banyak”, kata sang
raja. “saya telah berusia tujuh puluh tahun. peraslah semua kebijaksanaan itu
ke dalam inti yang paling dasariah.”
maka
orang-orang bijak itu mencoba lagi dan memeras semua kebijaksanaan di dunia ini
ke dalam hanya satu buku, tapi pada waktu itu raja berbaring di tempat tidur
kematiannya. Maka pemimpin kelompok mahaguru itu memeras lagi kebijaksanaan –
kebijaksanaan itu dalam hanya satu peryataan, “ Manusia Hidup, Lalu menderita, kemudian mati. satu – satunya hal yang
tetap bertahan adalah CINTA.”
Salam Mantap
Sepenggal Cerita Salman
Al Hariyadi

0 komentar:
Posting Komentar