Salman Al Hariyadi

"ikhlas dalam menggapai ridho Allah.swt"

Selasa, 29 Januari 2013

“Cinta dan Kasih Sayang di Taman Ilmu”


Deru menggema suara kenalpot mobil, menyusup diantara sela-sela langkah kaki manusia, menyerentak sirama masa-masa tersibuk di kota rempah.  suara-suara yang bising atau suara-suara yang tak bernada, tak sedikitpun membuat resah para pengunjung di sebuah toko buku diperempatan jantung kota. mereka sibuk dan terpesona oleh berbagai hindangan pengetahuan yang tersaji dan tertata rapi di setiap sudut-sudut bangunan toko buku tersebut, ada yang sekedar berwisata ilmu, dan ada pula yang sekedar berziarah pengetahuan, berbagai macam tujuan yang mengantarkan mereka ke toko buku tersebut. akan tetapi satu hal yang ku ketahui dari pengunjung tersebut, mereka hanya memiliki satu tujuan, sebuah tujuan  yang mampu menggerakkan langkah kaki mereka untuk berkunjung, yaitu sebuah tujuan untuk meningkatkan kapasitas diri mereka dengan berbagai macam ilmu pengetahuan, dan mengambil sari pati ilmu pengetahuan tersebut  untuk mereka semai dalam ladang – ladang kehidupan yang kita jalani sebagai makhluk sosial yang saling memberi manfaat satu sama lainnya.

Siang itu ku mantapkan langkah kakiku menapaki tangga,  menuju sebuah ruangan di lantai dua yang di khususkan untuk menjual berbagai macam buku dan beragam judul – judul yang sedikit menggoda kantung keuanganku :) ,yah begitulah keadaannya, suasana toko yang sejuk dan memberi rasa nyaman kepada pengunjung itu, sedikit membuat pengunjung betah untuk menghabiskan waktunya dalam mengeksplorasi pengetahuan yang mungkin saja bisa ia dapatkan.  Sejenak langkahku terhenti di sebuah rak buku betuliskan “Novel Fiksi” sajian berbagai macam Novel Fiksi tersusun rapi di rak buku tersebut,Huuuuuhfffh….” helaan nafas terdengar disela kebingungan untuk menentukan sebuah pilihan, Novel yang tersedia semuannya menarik dan bisa dijadikan bahan santapan di waktu lenggang.  terkadang ku berjongkok, terkadang ku menunduk mencari Novel Fiksi yang terselip  di rak buku yang bertingkat itu.

ah sepertinya Novel ini menarikgumamku dalam Hati
 sebuah Novel Fiksi bersampul biru yang judulnyanya pun sangat menarik, akupun membolak balik Novel tersebut sekedar mencari Label Harga yang biasa tertempel di sampul buku tersebut, sekedar untuk menyesuaikan dengan Anggaran yang tersedia di kantungku :), dan sedetik  sesaat ada yang menyentuh dan menepuk punggungku, sekilas ku membalikkan badan.
nak bisa minta tolong bantu ibu ?ujar seorang wanita tua .
rasa kagetku hilang seiring rasa penasaran ketika ku menatap seorang ibu yang mengenakan baju berlengan pendek, dengan bando hitam yang terselip di sela – sela rambutnya yang mulai memudar warna hitamnya, rambutnya yang memudar keputihan itu seakan-akan menggambarkan betapa panjangnya kehidupan yang telah ia lalui, kerutan - kerutan yang tergores di wajahnya seakan – akan melukiskan betapa lamanya ia bergelut dengan alur kehidupan ini, hingga urat – urat tangan yang timbul di kulitnya yang hitam legam seakan menampakkan betapa kerasnya padang kehidupan yang telah ia jalani.
apa yang bisa saya bantu ibu?kataku
ini nak, bisa carikan ibu sebuah buku !”Sambil menyodorkan selembar kertas yang sedikit kucel.
tanpa menolak kuraih selembar kertas yang dipegang ibu tersebut, ternyata ada sebuah pesan di selembar kertas tersebut.

‘Mama Tolong carikan buku paket UAN 2013 untuk SMP , dengan mata pelajaran Bhs Indonesia, Bhs Inggris, IPA, IPS, dan Matematika’,

dengan sedikit tersenyum setelah membaca pesan yang sepertinya pesan ini di tulis oleh  anaknya ini tanpa basa – basi akupun mengajak ibu tersebut untuk mencari buku yang dimaksud.
mari ibu ikut saya, nampaknya disebelah sana buku UAN yang ibu maksud itu di pajang
kami pun melangkah bersama menuju sebuah susunan buku UAN yang terpajang di sudut toko ini, sempat terbesit di hatiku mengapa ibu ini meminta tolong kepadaku ketika toko ini banyak di kunjungi pengunjung, mengapa tidak bertanya saja kepada pegawai yang bertugas menjaga di toko buku ini, ataukah penampilanku yang seperti pegawai toko buku ini, ataukah mungkin karena perawakanku yang terlihat baik hati sehingga ibu tersebut lebih tertarik meminta tolong kepadaku  heheheheh :), yah sudahlah mungkin itu semua tidak penting untuk saat ini.
“ibu, anak ibu kelas tiga SMP ?” tanyaku
Ia, nakjawabnya singkat
sekarang anak ibu dimana ?, kok ibu yang disuruh sendiri mencari buku UAN ?tanyaku lagi dan sedikit kesal kepada anaknya yang tega menyuruh ibunya sendiri mencari buku keperluannya.
oh sekarang dia lagi sekolah nak
hemmmm, oh ini bu bukunya yang ibu maksud” sambil menawarkan tiga paket buku UAN“ ini sudah sesuai  nak dengan pesan yang di tulis disini”sambil menunjukkan kertas yang dibawanya tadi.
iya ibu, ibu tinggal pilh aja dari ketiga buku ini, buku ini sudah sesuai dengan pesan yang ditulis anak ibu itu” jawabku, walau sejenak ku menebak kalau ibu ini sepertinya Buta Huruf atau tidak bisa membaca.
oh begitu yahsejenak ibu itu terdiam seakan ada keraguan yang terpantul diwajahnya
kira – kira yang bagus yang mana ya nak ?tanyanya lagi
yang ini aja bu” sambil menunjuk salah satu buku yang menurut firasatku bagus :) walau semuanya sama bagusnya sih.
yang ini harganya berapa ?tanyanya lagi
tanpa bosan dan dengan sedikit membolak balikkan buku untuk mencari lebel harganya
akupun menjawabnyaoh yang ini bukunya harganya Rp. 70.000, bu
mahal ya” celetuknya
hihihihi iya bu”. jawabku 
kalau yang dua tadi berapa harganya nak ?” Ibu itu pun bertanya lagi
oh kalau kedua buku ini harganya juga tidak jauh berbeda ibu, 65.000 dan 72.500jawabku lagi
oh kalau gitu yang 65.000 aja, sedikit lebih murahkata ibu tersebut
hihihi” hanya senyum yang ku balas, sambil menyerahkan buku UAN yang di inginkan ibu tersebut.
hemmmpp kalau ibu ingin membeli buku ini, silahkan ke kasir aja bu, bayarnya disanasambil menujuk arah kasir yang terdapat di toko buku ini.
oh  ya, terimakasih banyak ya nak, sudah direpotkan,  sebenarnya ibu itu tidak bisa membaca jadi ibu minta bantu kamu nak, ibu agak sedikit bingung kalau cari buku – buku di toko inikata ibu tersebut sambil tersenyum dengan keterusterangannya.
oh ngak apa – apa bu  jawabku, sambil tersenyum juga.

Dalam hati aku pun berfikir kalau ibu ini sosok yang sangat luar biasa, Demi anaknya dia rela mencari Buku UAN untuk keperluan pendidikan anaknya, walaupun ia memiliki keterbatasan pada dirinya tidak bisa membaca atau buta huruf, ia pun tidak malu untuk datang ke toko buku ini, bahkan ia berani untuk melangkah ketoko buku ini sendiri. dirikupun masih menatap ibu tersebut yang melangkah menuju kasir untuk membayar buku yang ia genggam erat di tanggannya, seiring ibu tersebut melangkah, seiring dalam pula ku merenung, seakan ada harapan besar berupa cinta dan kasih sayang untuk anaknya yang ia panjatkan dalam di setiap doa – doanya agar anaknya kelak bisa hidup lebih baik daripada dirinya sendiri, atau setidaknya anak tersebut bisa membaca.
           
            Ibu :),Sosok Ibu, mengingatkanku pada ibuku, kasih sayang yang diberikannya memang tak bisa terbayarkan, kemarahanmu memang untuk kebaikanku, walaupun aku sedikit bandel dan menghiraukan perkataanmu, Ibu kau memang, wanita yang ku favoritkan dalam hidupku, yang  namamu selalu ku lantunkan dalam setiap sela - sela doaku untuk kebahagiaan dunia ini maupun akhirat yang terletak di bawah telapak kakimu. Ya Allah yang menguasai seluruh alam ini, jika Ridho Ibu ku adalah pertanda Ridho – Mu maka ampunilah diriku yang selalu menyusahkannya, yang selalu mengecewakaannya, yang selalu membuatnya kesal dengan tingkah laku yang pernah telah ku lakukan.






-       “Sepenggal Cerita”  -
Salman Al Hariyadi

0 komentar:

Posting Komentar