Salman Al Hariyadi

"ikhlas dalam menggapai ridho Allah.swt"

Selasa, 15 Maret 2011

"rasa malu"

Bagaimana belajar memiliki rasa malu dan menanamkan rasa selalu di awasi
ada sebuah cerita yang mungkin kita bisa ambil ibrohnya,maknaya ataupun dapat memberikan pelajaran dalam kehidupan kita sebagai umat muslim,umat Muhammad ,Rasulullah saw,,,,,,,,{(^_^)},silakn sahabat semua membacanya!! Semoga bermanfaat Jazaakallahu khairon. {(^_^)}……

Sahl bin Abdullah Tastary ,berkata “ ketika aku berumur 13 tahun,aku bangun diwaktu malam ,aku melihat shalat pamanku, Muhammad bin Siwar suatu hari ,dia berkata kepadaku,”apakah kamu selalu ingat kepada Allah,swt zat yang telah menciptakanmu ?” aku balik bertanya “ bagaimana aku dapat mengingatnya ?” dia menjawab ‘’katakanlah di dalam hatimu,ketika kamu mengombang-ambingkan pakaianmu tiga kali dengan tanpa bibir yang bergerak ,Allah bersamaku,Allah melihatku,Allah menyaksikanku.”
Kemudian aku ucapkan itu setiap malam dan mengajarkan itu kepada orang lain ,pamaku berkata “katakanlah itu setiap malam 100 kali” aku katakana kepada paman “ dalam hatiku terasa sebuah kenikmatan” lalu ia berkata “ jagalah apa yang telah aku ajarkan! ,lakukan sampai kamu masuk kubur nanti ,karena hal itu akan memberikan manfaat di dunia dan akhirat” masih dalam tahun itu paman berkata kepada ku “ wahai Sahl siapa yang selalu bersama Allah.swt ,merasakan Dia selalu menyaksikannya ; apakah ia akan berani untuk berbuat maksiat kepada-Nya.

Berhati-hatilah dengan kemaksiatan wahai sahbatku yang mempunyai rasa malu!!
 Karena ketika akal hilang ,nafsu menguasai ,dosa mudah dilakukan ,dan hati menjadi mabuk,ingatlah Allah bersamaku,Allah menasehatiku,dan Allah menyaksikan ku”

 Ketika seorang pengawas hilang seorang saksi lenyap,mata tertidur ,ingatlah Allah bersamaku.Allah melihatku,Allah menyaksikanku” {(^_^)}

0 komentar:

Posting Komentar