Bersandar hanya kepada Allah..!
Mungkin teman-teman sering kali mendengar orang berkata,”..percayalah pada dirimu sendiri atau orang yang tidak percaya pada dirinya sendiri tidak dapat maju ,selalu ragu-ragu dan tidak dapat mencapai perkara-perkara yang besar.” Ungkapan-ungkapan ini benar untuk orang dunia ( orang dunia..??? {(#_#)} ) maksudnya untuk orang yang belum mengenal Allah ,Yang Maha Tinggi..ungkapan diatas benar juga,namun masih dalam tanda kutip….!!
Atas nama Allah kita tawakal,sebagaimana Al-Qur’an menerangkan :
Katakanlah: ”Dialah Allah Yang Maha Penyayang .kami beriman kepada –Nya dan Kepada-Nyalah kami bertawakal..” (Q.S.Al-Mulk,67: 29)
“ Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad,maka bertawakallah (serahkan) kepada Allah.sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang beserah diri (tawakal) kepada-Nya.” (Q.S.Al-Imran,3 : 159 )
Teman-teman ku yang dicintai Allah.SWT,Tawakal,berarti bersandar Kepada Allah bukan berarti pasrah dan lemah. Tanpa berusaha sedikitpun.ada sebuah true story (kisah nyata) yang mungkin bisa kita petik buah pelajaran dari kisah tersebut.
Perjuangan Thariq bin Ziyad (jendral muda) dalam membebaskan Negara tetangganya dari tangan Raja Roderick yang terpisah oleh selat kecil….tahun 710M Thariq dapat mendarat bersama tentaranya di Calpe dengan selamat…(calpe itu dimana?? {(O_o)} ) untuk mengenang jasanya,nama Calpe diubah menjadi Jabal Tariq,kemudian dikenal dengan sebutan Gibraltar.karena ekspedisi militernya hanya dilengkapi empat buah kapal perang,terpaksa 12.000 tentaranya diseberangkan bolak-balik (kapal perang atau kapal feri yach…??hihihi {(^_^)} )
Setelah serdadu terakhirnya menjejakan kaki di Gibraltar,Thariq mengeluarkan perintah yang sangat menggemparkan sejarah atau controversial di kalangan tentaranya,yaitu “BAKAR KEEMPAT KAPAL ITU SAMPAI MUSNAH”,perintahnya
Lalu di puncak bukit , Thariq bin Ziyad berpidato kepada segenap anak buahnya
“ ..wahai saudara-saudaraku seiman ,saksikanlah kapal-kapalmu sudah menjadi tumpukan bangkai dan lautan ada di belakang lain ,musuh ada di depan kalian ,kemanakah kalian akan lari ?? Demi Allah,yang Kalian miliki hanyalah kejujuran dan kesabaran .ketahuilah bahwa dipulau ini kalian lebih terlantar dari pada anak yatim yang ada dilingkungan orang-orang hina,Musuh kalian telah menyambut dengan pasukan dan senjata mereka.Kekuatan mereka sangat besar (100.000 tentara Roderick) .kalian boleh pilih salah satu : Melarikan diri tapi terbenam dalam lautan sebagai pengecut atau maju kedepan menghadapi mereka.Mungkin kalian bakal terinjak-injak sepatu musuh dan terlumat-lumat dimakan keganasan perang ,tetapi kalian gugur sebagai syuhada …HANYA KEPADA ALLAH KITA BERSANDAR..Allah bersama kita (wahuwa ma’akum ‘ainamaa kuntum) .Allahu Akbar..”
Demikianlah secara ringkasnya pidato terkenal ini dikumandangkan oleh sseorang panglima perang islam ketika hendak menaklukkan negeri Andalusia (Spanyol).
Teman-temanku yang di liputi cinta dari yang Maha Cinta, Thariq bin Ziyad adalah seorang perwira bercita-cita besar,bersemangat tinggi ,selalu berbaik sangka terhadap Allah SWT ,sehingga beliau jauh dari rasa putus asa ,dan tidak ragu akan janji Allah serta penuh keyakinan pada pertolongan Allah SWT dengan kesadaran yang tinggi Beliau bersandar kepada Allah SWT,Akhirnya islam Berjaya di Andalusia (Spanyol) ,sejak dakwah islam ditancapkan Thariq bin Ziyad di bumi Andalusia dan banyak melahirkan ulama –ulama besar seperti Imam malik,Ibnu Arabi dan lain-lain…. Semoga teman-teman bisa mengambil hikmah dari perjuangan Thariq.. {(^_^)}
Semoga Allah ,zat pemilik nama-nama yang agung membentengi denga benteng yang kokoh kepada siapapun yang mengamalkan sikap tawakal dan ketergelinciran berputus asa dari rahmat Allah,….{(^_^)}
0 komentar:
Posting Komentar